Kenapa Wallpaper Harus Disesuaikan Dengan Konsep Ruangan?
Aplikasi wallpaper dalam interior ruangan sering memberi banyak keuntungan, antara lain sebagai focus of interest ruangan. Jadi, ruangan terlihat dinamis kendati furniture yang dipajang sangat sederhana. Meski begitu, pengaplikasian wallpaper dalam ruangan tetap harus memperhatikan konsep ruangan yang ingin ditampilkan, dan yang terpenting sesuai dengan kepribadian pemilik dan fungsi ruangan.
Wallpaper bisa jadi penunjang estetika ruangan. Pengaplikasiannya juga bisa dilakukan dalam berbagai konsep baik itu minimalis, klasik maupun pop art. Mengaplikasikan wallpaper tergolong mudah, yang terpenting sebelum menempelkan wallpaper, dinding harus dalam keadaan kering dan rata. Permukaan dinding yang lembab membuat pengaplikasiannya kurang sempurna, selain mudah terkelupas, wallpaper juga kurang menempel sempurna, sehingga terkesan kurang rapi.
Pengaplikasian wallpaper akan lebih baik pada dinding yang sudah dicat karena kelembabannya cenderung lebih minim ketimbang dinding yang masih mentah. Sedangkan untuk perawatan-nya pun juga tidak terlalu rumit. Untuk wallpaper yang tak bertekstur, membersihkannya cukup dengan menggosokkan kain lembab pada permukaan wallpaper, sekadar untuk membersihkan debu yang menempel. Sementara itu, pada wallpaper bertekstur, perawatan bisa dilakukan dengan menggunakan vacum cleaner. Untuk wallpaper bertekstur, hindari untuk membersihkan dengan menggosok karena dapat mengakibatkan kerusakan pada wallpaper tersebut. Kain lembab cukup di tap-tap saja di permukaannya.
Kendati bisa diaplikasikan dalam berbagai konsep ruangan, hindari untuk memadu padankan beberapa corak wallpaper dalam satu ruangan secara berselang seling. Lebih baik penggunaannya digunakan untuk menonjolkan satu sisi saja, atau jika anda mempunyai budget yang lebih, anda dapat mengaplikasikan wallpaper ke seluruh dinding bagian ruangan.
Penggunaan wallpaper bisa jadi solusi untuk menonjolkan sisi tertentu pada ruang sehingga memberi warna pada ruang agar tidak terlihat monoton. Tapi penggunaannya juga tak boleh berlebihan, harus tetap memperhatikan keserasian dengan furniture yang ada.
Rumah dengan gaya klasik, paling tepat untuk pengaplikasian wallpaper, karena keragaman motifnya bisa membuat ruangan lebih variatif ketimbang penggunaan wallpaper pada ruangan berkonsep minimalis. Ini bukan berarti wallpaper tak bisa diterapkan dalam ruangan berkonsep minimalis, namun pemilihan corak dan pengaplikasiannya harus diperhatikan betul. Sedangkan untuk rumah bergaya minimalis sebaiknya hanya bermain di pemilihan warna cat saja, jika ingin tetap menggunakan wallpaper, hanya gunakan dengan corak yang simpel dan sederhana.