Kerjamu Mulai Terasa Membosankan ? Yuk Cari Tahu Solusinya
Tak ada seorang pun yang bisa terbebas dari rasa bosan. Bosan bisa datang kapan saja tanpa memandang seberapa menyenangkannya pekerjaan itu.
Bayi saja bisa merasakan bosan apalagi pekerja yang melakukan rutinitas hari demi hari. Bayi cukup menangis apabila merasa bosan apakah itu bosan berbaring, bosan pada menu makan, atau bosan pada mainan. Sementara bagi pekerja lajang, memutuskan untuk resign karena tidak lagi kuasa menahan bosan bukanlah masalah besar karena tidak ada tanggungan dan masih leluasa memilih pekerjaan lain.
Lalu bagaimana dengan mereka yang sudah merangkap sebagai pimpinan di keluarganya. Perlu berkali-kali berfikir sebelum memutuskan pindah kerja, sebagai solusi akhir dari masalah bosan di kantor. Ingatlah bahwa bosan bukan satu-satunya masalah dalam pekerjaan. Apalagi bila kondisi saat ini adalah terbatasnya lapangan pekerjaan yang sesuai kompetensi, maka bertahan di tempat kerja sekarang adalah satu-satunya pilihan. Itulah mengapa penting untuk mengetahui bagaimana membasmi rasa bosan pada pekerjaan tanpa harus mengajukan pengunduran diri.
Namun sebelum mencari solusi mengatasi kebosanan dalam bekerja, kenali dulu tanda-tandanya.

Tanda kalau kamu mulai bosan dengan pekerjaan
Indikasi awal bermula saat kamu bangun dari tidurmu seperti biasa kemudian mendadak lesu ketika mengingat bahwa hari ini kamu harus berangkat kerja. Atau dalam kasus lain, kamu menemukan semangat dan inspirasi saat dalam perjalanan namun hilang seketika begitu sampai meja kerjamu. Bingung hendak memulai pekerjaan dari mana. Pada akhirnya kamu akan melakukan hal sia-sia di depan layar monitor dengan tatapan kosong.
Sering merasa tidak bahagia dalam menjalankan tugas. Siapapun bisa bosan karena tertekan oleh keadaan, sehingga sangat mungkin hatinya tidak bahagia. Seperti misalnya, rekan kerja yang tidak ramah, atasan yang sangat bossy atau tuntutan target yang terlalu menumpuk.
Mood tidak stabil juga merupakan tanda-tanda bahwa kamu memang benar-benar bosan. Dibiarkan terus menerus justru akan menghambat produktivitasmu.
Lalu bagaimana solusinya ?
Bukannya kita yang hilang semangat, namun kitanya yang kurang bergerak
Walau hanya setengah jam, sempatkan diri untuk mengawali hari dengan banyak bergerak setelah bangun tidur. Banyak kasus lesu, loyo kurang semangat disebabkan karena lambatnya aliran darah.
Dengan terpompanya darah ke seluruh tubuh, pikiran akan terbawa ke arah positif dengan sendirinya. Jika tidak sempat kamu lakukan karena jauhnya jarak tempuh ke kantor yang butuh persiapan beberapa jam sebelumnya, kamu bisa lakukan gerakan ringan sambil melakukan kerjaan di kantor.
Ingatlah bahwa hidup tidak selalu sesuai yang kamu mau, maka cobalah untuk menyesuaikan diri
Kamu tentu pernah merasa tidak sesuainya harapan dan realita. Kamu memiliki ekpektasi yang tinggi semisal suasana dan kultur yang homy, rekan kerja yang seru abis, atasan yang mengapresiasi pekerjaan, sampai ruang kerja yang nyaman, namun kenyataan sama sekali tidak sejalan.
Akhirnya kamu memilih untuk menyendiri karena tidak menerima kenyataan tersebut. Mulai sekarang cobalah untuk berbaur dengan sekitar, interaksi dengan rekan kerja, bahaslah sesuatu yang menyenangkan. Jika perlu ajak teman kerja bermain atau kegiatan apapun di luar kantor.
Kita adalah manusia dengan segala keterbatasan, rancang ulang dan tentukan prioritasmu
Terlalu banyak yang ingin dicapai namun semua berjalan lambat bahkan tidak ada progress sama sekali pastinya bikin semangatmu makin terkuras. Ditambah lagi terjebak oleh pola kerja yang begitu-begitu saja.
Cobalah untuk diam sejenak, ingat kembali apa yang ingin kamu capai dan apa saja tugasmu di tempat kerjamu. Tuliskan dan susun kembali sesuai skala prioritas dan mudah dikerjakan.
Kurangnya tantangan seringkali dijadikan alasan, padahal kitanya yang hanya bekerja dengan perspektif yang itu-itu saja
Tantangan demi tantangan akan datang seiring kemajuan pencapaianmu. Jika kini kamu merasa kurang tantangan, jangan terburu-buru menyalahkan keadaan. Pecahkanlah masalah dengan sudut pandang yang berbeda dari biasanya.
Perbanyaklah membaca dan membaur dengan lingkungan yang produktif untuk meluaskan pemikiran kamu. Dan jangan lupa, biasakanlah berpikir positif.
Bersenang-senanglah atau pikirkan hal yang menyenangkan
Sebagaimana kata orang bijak, bahagia itu kita sendiri yang ciptakan, bukan rekan kerja, lingkungan, gebetan, apalagi atasan. Perbanyak bersyukur atas apa yang kita dapat. Ingatlah selalu bahwa apa yang sudah kita capai adalah anugerah terindah dari Tuhan. Ketika kita belum mendapatkan apa yang kita mau, mungkin Tuhan memandang kita belum siap atau belum waktunya.

Manfaatkan hari liburmu untuk melakukan hal menyenangkan. Berkumpul dengan keluarga, bersilaturahmi dengan kerabat. Gunakan jatah cutimu untuk keluar dari kepenatan rutinitas kantor, kunjungi tempat-tepat baru dan bertemu dengan orang-orang baru.
Ciptakan sendiri rasa nyaman di ruang kerjamu
Bosan hampir selalu terjadi karena sebuah pola yang terus menerus dilakukan, apakah itu dari cara kerjanya yang sama atau mungkin dekorasi ruang kerjamu yang begitu-begitu saja.
Kantor, dimana kita menghabiskan hampir separuh hari dalam kehidupan kita didalamnya, maka sudah semestinya kita mulai menganggapnya sebagai rumah kedua. Untuk itu upgrade lah ruang kerjamu sekarang juga. Kamu bisa mulai dengan membuat meja kantormu lebih hidup. Jika kamu sudah menganggap ruang kerja sebagai kamarmu, meja dan kursi kantor sebagai temanmu, bukan tidak mungkin kebosanan akan pergi dengan sendirinya.
Jika kamu punya ide untuk mengubah suasana kantor dengan konsep interior yang kamu anggap menyenangkan, cobalah sampaikan kepada atasanmu. Hal ini bukan saja akan baik untuk dirimu, tapi juga untuk seluruh karyawan.
Nah demikian solusi mengatasi bosan kerja yang bisa disampaikan melalui artikel ini. Masih semangatkah rekan hari ini ? Semoga tidak mudah diterpa kebosanan ya.
Bagikan pengalamanmu dalam mengatasi kejenuhan bekerja di kolom komentar ya. Dan, bantu yang belum tahu artikel ini agar manfaat yang kamu dapat bisa berguna juga bagi orang lain.
sumber gambar :
https://www.freepik.com/free-photos-vectors/business